National

Ads

Program Literasi

Program Pendidikan

Program Pemberdayaan

Berita Terbaru

Senin, 15 Juni 2026

Akhyar Bestari Indonesia Bagikan Praktik Baik Literasi pada Temu Pendidik Nusantara XIII Pagar Alam

 




Pagar Alam – Kehadiran Akhyar Bestari Indonesia Foundation dalam ajang Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Kota Pagar Alam menjadi salah satu bagian penting dalam memperkaya ruang berbagi praktik baik pendidikan yang berlangsung hangat dan inspiratif. Melalui partisipasi aktif sebagai narasumber, Akhyar Bestari Indonesia membawa pengalaman nyata tentang bagaimana gerakan literasi dapat tumbuh dari komunitas dan memberikan dampak luas bagi masyarakat. Keterlibatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen yayasan dalam mendukung penguatan budaya baca, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam kegiatan yang mempertemukan para pendidik dari berbagai daerah tersebut, pendiri Akhyar Bestari Indonesia Foundation, Dwiki Al Akhyar, hadir sebagai pembicara untuk membagikan perjalanan dan pengalaman membangun gerakan literasi berbasis komunitas. Materi yang disampaikan berangkat dari pengalaman langsung dalam mengembangkan taman bacaan masyarakat, kegiatan literasi keluarga, pelatihan kepenulisan, hingga program pemberdayaan yang menjadikan literasi sebagai fondasi perubahan sosial.

Pada sesi berbagi, peserta diajak melihat bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran, kreativitas, dan daya saing masyarakat. Berbagai praktik baik yang telah dijalankan Akhyar Bestari Indonesia dipaparkan secara rinci, mulai dari membangun minat baca di lingkungan masyarakat hingga menggerakkan relawan literasi untuk menjangkau kelompok-kelompok yang selama ini memiliki akses terbatas terhadap bahan bacaan dan ruang belajar.

Pengalaman mendirikan dan mengembangkan taman bacaan masyarakat secara mandiri menjadi salah satu topik yang menarik perhatian peserta. Banyak guru yang terinspirasi oleh pendekatan sederhana namun berkelanjutan yang diterapkan Akhyar Bestari Indonesia. Melalui contoh-contoh nyata tersebut, peserta memperoleh gambaran bahwa gerakan pendidikan tidak selalu harus dimulai dengan sumber daya besar, tetapi dapat tumbuh dari kepedulian, konsistensi, dan kemampuan membangun kolaborasi dengan masyarakat sekitar.

Selain membahas program literasi, sesi ini juga mengangkat pentingnya menjadikan potensi lokal sebagai sumber belajar. Akhyar Bestari Indonesia memperkenalkan berbagai kegiatan yang memanfaatkan budaya, sejarah, dan kearifan lokal sebagai bahan penguatan literasi. Pendekatan ini dinilai relevan karena mampu menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan kehidupan peserta didik sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan muncul terkait strategi membangun komunitas belajar, mempertahankan keberlanjutan program literasi, hingga cara mengajak masyarakat terlibat aktif dalam kegiatan pendidikan. Diskusi berlangsung dinamis karena materi yang dibahas berasal dari praktik lapangan yang telah teruji dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui keikutsertaan dalam TPN XIII Pagar Alam, Akhyar Bestari Indonesia juga memperluas jejaring kolaborasi dengan para pendidik, komunitas, dan organisasi pendidikan lainnya. Pertemuan ini menjadi kesempatan berharga untuk saling bertukar gagasan serta membuka peluang kerja sama dalam pengembangan program literasi dan pendidikan di berbagai daerah. Semangat kolaborasi yang terbangun selama kegiatan mencerminkan pentingnya kerja bersama dalam menghadirkan perubahan pendidikan yang berkelanjutan.

Bagi Akhyar Bestari Indonesia, partisipasi dalam TPN XIII bukan sekadar berbagi pengalaman, tetapi juga menjadi ruang belajar untuk menyerap berbagai inovasi dan praktik baik dari para pendidik Nusantara. Pertukaran gagasan tersebut memperkuat keyakinan bahwa setiap komunitas memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pembelajaran yang mampu melahirkan perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya.

Keikutsertaan Akhyar Bestari Indonesia Foundation dalam Temu Pendidik Nusantara XIII Pagar Alam menegaskan komitmen yayasan untuk terus bergerak dalam bidang literasi, pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui semangat berbagi, berkolaborasi, dan bertumbuh bersama, Akhyar Bestari Indonesia berharap dapat terus menjadi bagian dari gerakan pendidikan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan turut berkontribusi dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih literat dan berdaya.

Jumat, 12 Juni 2026

Literasi, AI, dan Pembelajaran Bermakna di TPN XIII


Pagar Alam, 14 Juni 2026 – Semangat transformasi pendidikan kembali bergema di Kota Pagar Alam melalui penyelenggaraan Kelas Pendidik dalam rangkaian kegiatan Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Kota Pagar Alam yang dilaksanakan pada Minggu, 14 Juni 2026, bertempat di Aula SD Negeri 74 Pagar Alam. Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi para guru, pegiat pendidikan, dan komunitas pembelajaran untuk saling berbagi praktik baik, memperkuat kompetensi profesional, serta membangun jejaring kolaborasi yang berdampak bagi kemajuan pendidikan daerah. Acara ini terselenggara melalui kolaborasi berbagai komunitas pendidikan dan didukung oleh sejumlah mitra strategis yang memiliki komitmen kuat terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Mengusung semangat “guru belajar, guru berbagi”, kegiatan ini menghadirkan berbagai materi yang relevan dengan tantangan pendidikan masa kini. Para peserta memperoleh kesempatan untuk mendalami pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, penguatan budaya literasi berbasis komunitas, serta strategi membangun hubungan yang lebih dekat dan humanis antara guru dan peserta didik. Ketiga tema tersebut dipilih karena dianggap mampu menjawab kebutuhan nyata para pendidik dalam menghadapi perubahan zaman yang berlangsung sangat cepat, terutama di era transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan.

Sesi pertama menghadirkan Juwairiah, M.Pd, praktisi pendidikan dan pengajar berbasis teknologi, yang membawakan materi bertajuk “Mengurai Beban Administrasi: Transformasi Guru Lewat Gemini AI dan Canva.” Dalam pemaparannya, peserta diajak memahami bagaimana kecerdasan buatan dan platform desain digital dapat dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan administrasi guru menjadi lebih efektif dan efisien. Berbagai contoh praktik penggunaan AI untuk penyusunan perangkat ajar, pembuatan media pembelajaran, hingga pengelolaan dokumen sekolah diperkenalkan secara langsung agar dapat segera diterapkan oleh peserta di lingkungan kerja masing-masing.

Sementara itu, sesi kedua menghadirkan Dwiki Al Akhyar, S.Ud., M.Pd., Gr., Pandu Literasi Digital Komdigi RI sekaligus Founder Akhyar Bestari Indonesia. Melalui materi “Membaca Dunia Melalui Cerita Kehidupan di Taman Bacaan Masyarakat,” peserta diajak melihat literasi sebagai gerakan sosial yang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai sarana membangun karakter, memperluas wawasan, serta memberdayakan masyarakat. Berbagai pengalaman pengelolaan taman bacaan masyarakat, pengembangan program literasi berbasis komunitas, hingga strategi membangun budaya baca di daerah menjadi inspirasi bagi para peserta yang hadir.

Pada sesi ketiga, Yulisa Andriani, S.Pd., M.Pd, Kepala SMP Negeri 4 Pagar Alam sekaligus fasilitator pembelajaran mendalam, membagikan praktik baik bertajuk “Menjalin Kedekatan Guru dan Peserta Didik Melalui Makan Bersama di Jam Istirahat.” Materi ini menyoroti pentingnya membangun hubungan emosional yang sehat antara guru dan siswa sebagai fondasi terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Pengalaman nyata yang disampaikan menunjukkan bahwa pendekatan sederhana namun penuh makna dapat meningkatkan motivasi belajar, kedisiplinan, dan rasa percaya diri peserta didik.

Kegiatan Kelas Pendidik tidak hanya menjadi forum transfer pengetahuan, tetapi juga wadah refleksi dan diskusi bagi para guru untuk saling bertukar pengalaman. Dalam suasana yang hangat dan kolaboratif, peserta aktif berdialog mengenai tantangan yang mereka hadapi di sekolah masing-masing serta mencari solusi bersama melalui praktik-praktik yang telah terbukti berhasil. Interaksi semacam ini menjadi salah satu kekuatan utama Temu Pendidik Nusantara yang selama ini dikenal sebagai ruang tumbuh bagi para pendidik dari berbagai latar belakang.

Lebih dari sekadar pelatihan, Temu Pendidik Nusantara XIII Kota Pagar Alam menegaskan pentingnya gerakan pendidikan yang bertumpu pada kolaborasi. Berbagai komunitas, lembaga pendidikan, organisasi profesi, dan mitra pendukung yang terlibat menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan secara individual. Dibutuhkan sinergi lintas sektor agar inovasi yang lahir dari ruang-ruang belajar guru dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi peserta didik dan masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Banyak guru mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai pemanfaatan teknologi, strategi penguatan literasi, serta pendekatan pembelajaran yang lebih manusiawi dan berpusat pada kebutuhan peserta didik. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan agar semakin banyak pendidik memperoleh kesempatan untuk belajar, berbagi, dan berkembang bersama dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan yang terus berubah.

Melalui penyelenggaraan Kelas Pendidik dalam Temu Pendidik Nusantara XIII ini, Kota Pagar Alam kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. Diharapkan semangat kolaborasi yang terbangun selama kegiatan dapat melahirkan berbagai praktik baik baru di sekolah maupun komunitas, sehingga pendidikan tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi gerakan bersama untuk membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


Kamis, 11 Juni 2026

VISI DAN MISI YAYASAN AKHYAR BESTARI INDONESIA



Akhyar Bestari Literasi - Yayasan Akhyar Bestari Indonesia merupakan lembaga yang bergerak di bidang sosial, pendidikan, literasi, riset, dan pengabdian masyarakat yang berorientasi pada penguatan kapasitas manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan. Kehadirannya didorong oleh kebutuhan akan ekosistem pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, peningkatan daya pikir kritis, serta pemberdayaan masyarakat agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Literasi menjadi fondasi utama dalam seluruh gerak langkah yayasan, karena dari literasi lahir kesadaran, pengetahuan, dan kemampuan untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan kebermanfaatan, yayasan ini berupaya menjadi ruang tumbuh yang inklusif bagi masyarakat dalam mengembangkan potensi diri dan kontribusi sosialnya.


Visi

Pusat pengembangan literasi, pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat yang bertumbuh dari literasi, serta memberikan dampak nyata melalui pendidikan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.


Misi

Yayasan Akhyar Bestari Indonesia berkomitmen membangun dan menguatkan budaya literasi di tengah masyarakat sebagai fondasi utama dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai kemampuan memahami informasi secara kritis, menganalisis berbagai fenomena kehidupan, serta menghasilkan gagasan yang konstruktif bagi kemajuan sosial. Melalui program-program literasi berbasis komunitas, yayasan berupaya menghadirkan ruang belajar yang inklusif, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di berbagai lapisan.

Yayasan Akhyar Bestari Indonesia berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, seminar, workshop, dan pengembangan kompetensi bagi guru, peserta didik, serta masyarakat umum. Pendidikan dipandang sebagai instrumen strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang. Setiap program dirancang untuk mendorong pembelajaran yang aktif, partisipatif, dan bermakna.

Yayasan Akhyar Bestari Indonesia berkomitmen mengembangkan kegiatan riset dan kajian ilmiah sebagai dasar dalam perumusan program yang tepat sasaran dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat. Riset tidak hanya difokuskan pada aspek akademik, tetapi juga pada pemetaan masalah sosial, pendidikan, dan literasi di lapangan, sehingga setiap intervensi yang dilakukan memiliki landasan data yang kuat, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun sosial.

Yayasan Akhyar Bestari Indonesia mendorong penguatan karakter dan nilai-nilai keagamaan sebagai pondasi moral dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, disiplin, dan toleransi menjadi bagian integral dalam setiap program yang dijalankan. Pendidikan karakter tidak hanya diberikan dalam bentuk teori, tetapi juga melalui pembiasaan, keteladanan, dan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Yayasan Akhyar Bestari Indonesia melaksanakan berbagai program pengabdian masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan kemandirian sosial. Program ini mencakup kegiatan sosial, kemanusiaan, bantuan pendidikan, serta pendampingan kelompok masyarakat rentan. Setiap kegiatan dirancang untuk memberikan dampak langsung yang nyata dan berkelanjutan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Yayasan Akhyar Bestari Indonesia mengembangkan program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi, sosial, dan intelektual masyarakat. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif, di mana masyarakat dilibatkan secara aktif dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program, sehingga tercipta rasa memiliki dan keberlanjutan hasil yang lebih kuat.

Yayasan Akhyar Bestari Indonesia memperluas akses terhadap sumber belajar melalui pengembangan taman bacaan masyarakat, perpustakaan komunitas, pojok baca, serta pemanfaatan teknologi digital. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pengetahuan, tanpa dibatasi oleh faktor ekonomi, geografis, maupun sosial.

Yayasan Akhyar Bestari Indonesia membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, organisasi sosial, dan komunitas masyarakat. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas program, memperluas jangkauan manfaat, serta menciptakan sinergi yang saling menguatkan dalam upaya pembangunan manusia dan masyarakat.

Yayasan Akhyar Bestari Indonesia menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, dan integritas dalam seluruh aspek tata kelola organisasi. Setiap program dan kegiatan dikelola secara terbuka dan bertanggung jawab, sehingga kepercayaan masyarakat dapat terus terjaga dan setiap sumber daya yang digunakan benar-benar memberikan manfaat yang optimal bagi kemajuan pendidikan, literasi, dan kesejahteraan masyarakat.

PROFIL YAYASAN AKHYAR BESTARI INDONESIA


Akhyar Bestari Indonesia - Yayasan Akhyar Bestari Indonesia merupakan lembaga nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan, literasi, sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat. Yayasan ini didirikan atas dasar kepedulian terhadap pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan yang merata, penguatan budaya literasi, serta pengembangan potensi masyarakat secara berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, Yayasan Akhyar Bestari Indonesia hadir sebagai wadah yang menjembatani berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun peradaban yang lebih berpengetahuan, berkarakter, dan berdaya saing.

Sejak berdiri, Yayasan Akhyar Bestari Indonesia berkomitmen untuk mendorong tumbuhnya budaya membaca, menulis, belajar, dan berkarya di tengah masyarakat. Yayasan meyakini bahwa literasi merupakan fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang cerdas, kritis, kreatif, dan mampu menghadapi tantangan zaman. Oleh karena itu, berbagai program literasi dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan anak-anak, remaja, guru, mahasiswa, dan masyarakat umum sebagai sasaran utama kegiatan.

Salah satu program unggulan yayasan adalah pengembangan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Akhyar Center yang menjadi pusat kegiatan literasi, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui TBM ini, masyarakat memperoleh akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas, ruang belajar yang nyaman, serta berbagai kegiatan edukatif yang mendukung peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Kehadiran TBM tidak hanya menjadi sarana membaca, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

Di bidang pendidikan, Yayasan Akhyar Bestari Indonesia aktif menyelenggarakan pelatihan, seminar, webinar, pendampingan, serta berbagai program peningkatan kompetensi bagi tenaga pendidik dan peserta didik. Yayasan percaya bahwa pendidikan yang berkualitas merupakan kunci utama dalam membangun masa depan bangsa. Oleh karena itu, berbagai inovasi pembelajaran, penguatan literasi sekolah, pengembangan numerasi, dan peningkatan kapasitas guru terus menjadi fokus perhatian dalam setiap program yang dijalankan.

Selain bidang pendidikan dan literasi, yayasan juga mengembangkan berbagai kegiatan sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan solidaritas masyarakat. Program-program sosial dilaksanakan dalam bentuk bantuan pendidikan, bakti sosial, kegiatan kemanusiaan, penggalangan buku, serta berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan tersebut, yayasan berupaya menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial sebagai bagian dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

Dalam bidang keagamaan, Yayasan Akhyar Bestari Indonesia berupaya menghadirkan program-program yang mendukung penguatan nilai spiritual, akhlak mulia, dan karakter masyarakat. Kegiatan keagamaan dilaksanakan melalui kajian, pembinaan generasi muda, pengembangan literasi keagamaan, serta berbagai aktivitas yang mendorong terciptanya masyarakat yang religius, moderat, dan berakhlakul karimah. Nilai-nilai keislaman menjadi landasan moral dalam menjalankan seluruh program yayasan secara profesional dan bertanggung jawab.

Yayasan Akhyar Bestari Indonesia juga berkomitmen untuk membangun jejaring kemitraan yang luas dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, organisasi masyarakat, komunitas literasi, serta individu yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan sumber daya manusia. Melalui kolaborasi yang produktif, yayasan berupaya memperluas dampak program sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas. Kemitraan menjadi salah satu strategi utama dalam mewujudkan program-program yang berkelanjutan dan berdampak nyata.

Dalam menjalankan seluruh kegiatannya, Yayasan Akhyar Bestari Indonesia menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, dan integritas. Setiap program dirancang, dilaksanakan, dan dievaluasi secara terukur agar memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Yayasan juga berupaya terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman melalui pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi, publikasi, dan penguatan jejaring kolaborasi.

Ke depan, Yayasan Akhyar Bestari Indonesia bercita-cita menjadi lembaga yang unggul dan terpercaya dalam bidang literasi, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat lokal maupun nasional. Dengan dukungan berbagai pihak, yayasan optimis dapat terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang gemar belajar, berkarakter, mandiri, dan mampu menghadapi tantangan masa depan. Melalui semangat pengabdian dan kolaborasi, Yayasan Akhyar Bestari Indonesia bertekad menjadi bagian dari gerakan besar pembangunan manusia Indonesia yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. 

Dokumentasi

Kemitraan

Daftar Jadi Relawan

Daftar Kemitraan

Donasi Sekarang

© Copyright 2019-2026 Akhyar Bestari Indonesia | All Right Reserved